Rabu, 01 Februari 2017

Pengertian Cyber Public Relation


Halllloooooooo Muda-mudi pengguna setia internet,
sebagai Mahasiswa Humas di salah satu Universitas Swasta di Jakarta, kali ini Saya ingin membahas mengenai Cyber Public Relaltion. Yup, Sesuai dengan judulnya Saya ingin sedikit menjabarkan definisi dari Cyber PR. Internet saat ini banyak sekali digunakan oleh orang-orang yang mungkin awalnya hanya sekedar ingin mencari-cari tahu, berkenalan dengan pengguna lain hingga menemukan cara istimewa untuk membangun sebuah jaringan atau komunitas di dalam internet. banyak keuntungan memang dalam dunia internet ini. Namun bagaimanapun sebagai pengguna yang cermat, baiknya pelajari dulu apa-apa saja kiranya hal-hal di internet itu untuk dapat menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak diinginkan dalam menggunakan internet. Sebagai pengguna aktif internet sudah seharusnya kita mengetahui baik-buruknya dalam menggunakan internet. terlebih lagi dalam bertransaksi, berbisnis atau melakukan interaksi online sesuai dengan kepentingan masing-masing.
Dengan ini sebagai mahasiswa PR Saya akan menjabarkan suatu pengertian Cyber PR terlebih dulu agar kita yang nantinya akan sering-sering menggunakan internet sebagai media dalam urusan transaksi,berbisnis ataupun mencari informasi sebuah perusahaan dapat terlaksanakan dengan baik.

Cyber PR
Definisi Cyber Public Relations adalah kegiatan kehumasan yang dilakukan dengan sarana media elektronik internet dalam membangun merek(brand)  dan memelihara kepercayaan(trust), pemahaman,  citra perusahaan atau organisasi kepada publik atau khalayak dan dapat dilakukan secara one to one communication yang bersifat interaktif Internet atau dunia maya atau bisa juga disebut cyberspace adalah semua sumber informasi online dari berbagai aspek yang tersedia dan dapat diakses karena terhubung dalam suatu jaringan komputer yang berskala global atau mendunia.

Disiplin cyber public relations pada dasarnya merupakan prinsip"membangun hubungan". Cyber public relations merujuk ke para praktisi yang pandai mencari,  mengevaluasi,  dan menyebarkan pengetahuan atau berita dari intranet yaitu sebuah organisasi atau perusahaan yang dilengkapi dengan sebuah atau beberapa web server untuk keperluan organisasi tersebut dan internet untuk memproses komunikasi Seorang public relations harus mampu mendengarkan opini publiknya,  pandai dalam menginterpretasikan setiap kecenderungan kegagalan dalam komunikasi dan mengevaluasi serta mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan untuk mengubah sikap.  pendekatan atau penekanan setiap fase kebyaksanaannya(Amar Sutedja,  2013).

Setiap aspek yang ada dalam aktivitas online memiliki kekuatan untuk mempengaruhi hubungannya dengan publik sebab,  saat ini internet terutama media sosial telah menjadi gaya hudup yang baru ditengah masyarakat Melalui media inilah seatu bentuk PR baru terbentuk,  yang dapat disebut sebaga Cyber Public Relations Pada dunia maya,  kita tidak dapat mengesampingkan peran PR segala sesuatu yang berkaitan dengan media online dilakukan oleh sebuah perusahan,  kompetitior,  dan segala institusi yang ada adalah sebagai salah satu bentuk cyber IR Cyber PR adalah suatu fenomena yang tak terelakkan,  karena publik kita yang semakin luas dan tak terbatas(Mianda Autani,  2013).
Karena internet adalah media yang sangat membantu dalam memetarluaskaninformasi dalam era globalisasi seperti saat ini.  Kehadiran internet telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi.  PR yang moderen adalah mereka yang dapat memanfaatkan internet terutama media sosial yang saat ini digandrungi oleh masyarakat sebagai media utama dalam penyampaian pesannya.

Menurut Onggo(2004),  ada enam potensi yang dapat dimanfaatkan melalui cyber PR

1. Komunikasi Konstan
Internet adalah media yang tak pernah terlelap setiap harinya.  Melalui internet PR dapat menjangkau publiknya hingga ke seluruh duni Internet dapat menembus ruang dan waktu hal tersebut yang tak dapat dilakukan oleh media manapun selain internet

2. Respon yang cepat
Internet memungkinkan para pelaku cyber PR untuk mendapatkan respon yang cepat terhadap semua permasalahan serta pertanyaan prospek maupun pelanggan.

3.Pasar Global
Internet telah menjembatani jurang pemisah geografis,  melalui hubungan yang teralin di dunia maya.  Melalui internet memudahkan PR untuk berkomunikasi dengan pasar global yang ada diseluruh dunia dengan biaya yang cukup murah.

4. Interaktif
Internet adalah media yang sangat interaktif Feedback dengan mudah didapatkan melalui media sosial yang digunakan oleh PR Sehingga, dari feedback yang didapatkan,  PR dapat mengetahui dan menganalisis apa yang diinginkan oleh target audiens yang dituju.

5.Komusikasi Dua Arah
Komunikasi dua arah terjalin antara organisasi atau instansi dengan publiknya Melalui cyber PR dapat membangun hubungan yang kuat dan betmanfaat Dimana,  hal tersebut tak dapat langsung dilakukan melalui media offline.

6. Hemat
Melalui Cyber PR dapat membantu suatu instansi atau organisasi untuk menghemat biaya.  pasalnya tak lagi dibutuhkan biaya cetak yang terhitung mahal.

Citra
Citra terbentuk dari penilaian baik atau buruk dari masyarakat sebagai publik dari sebuah perusahaan/organisasi.  Di mana penilaian tersebut berhubungan erat dengan timbulnya rasa hormat, kesan-kesan yang baik dan menguntungkan bagi citra perusahaan atau individu(kandidat).  Dengan adanya perilaku atau pendapat yang negatif dapat dipastikan akan langsung berdampak buruk pada citra perusahaan.  Namun jika perilaku atau pendapat itu positif,  maka akan membawa dampak baik bagi perusahaan (Ardianto,  2009 131)  Setiap figur publik seperti penya aktor,  pembawa acara, bahkan politisi,  sering bersinggungan dengan pembentukan citra karena mereka melakukan kegiatan personal branding.  Dalam melakukan branding,  mereka membutuhkan citra yang positif sebagai agar dapat diterima di masyarakat.  Dengan adanya citra yang baik,  akan lebih mudah bagi mereka untuk memperkenalkan dirinya dan mendapatkan simpati publik.

Personal Branding
Personal branding adalah sebuah proses memasarkan memperkenalkan diri kita kepada orang lain dengan menonjolkan karakter yang mudah diingat.  Apalagi dimasa sekarang ini,  kegiatan personal branding kian bertambah booming seiring perkembangan teknologi informasi.  Dengan personal branding secara efektif seseorang akan dianggap mampu dan ahli sesuai bidangnya,  serta meningkatkan reputasi dan nama baik di pasaran.  Tujuan personal branding adalah menjadikan seseorang atau sekelompok orang,  dalam hal ini kandidat presiden 2014,  mempunyai identitas atau karakter yang menonjol dan berbeda dari yang lain.  Setelah menyampaikan pesan tentang identitas, langkah selanjutnya yaitu menyebarkan pesan dengan menggunakan media-media yang cocok atau yang digunakan oleh khalayak,  baik melalui media offline maupun online.  Menurut RomiSatriawahono.Net untuk memulai membangun personal branding bagi para caleg baik capres, DPR,  dan DPD adalah melalui berbagai sarana online di bawah

BLOGGING&  SOCIAL NETWORKING
Seorang kandidat sebaiknya memiliki situs blog dengan nama domain pribadi dan mengisi dengan tulisan-tulisan mengenai pandangannya tentang dunia politik,  termasuk apa yang sebenarnya ingin diperiuangkan di jalur legislatif ini.  Jangan pemah hanya menggunakan waktu luang untuk menulis, tapi sengaja luangkan waktu dalam sehari untuk kegiatan menulis di blog ini.  Blogging merupakan salah satu cara efektif dalam marketing di dunia maya.  Hal ini didukung oleh teori dari pakar branding dan marketing,  P.  Montoya,  yang mengatakan bahwa suara individu lebih dipercaya daripada suara institusi atau perusahaan.  Selain blogging, para kandidat juga dapat memanfaatkan social media,  seperti Facebook dan Twitter. Facebook dan Twitter adalah dua media sosial yang sangat besar jumlah penggunanya.  Direktur Pelayanan Informasi Internasional Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik(IKP),  Selamatta Sembiring mengatakan,  situs jejaring sosial yang paling banyak diakses adalah Facebook dan Twitter.  Indonesia menempati peringkat 4 pengguna Facebook terbesar setelah USA,  Brazil,  dan India.

Strategi Political Product Delivery dalam Personal Branding dibagi 3 :
Strategi utama yakni Push Marketing, Pull Marketing daan Pass Marketing (Adman Nursal 2004)

1. Push Marketing 
Push Marketing merupakan kegiatan-kegiatan tokoh yang di lapangan,  yang berhadapan langsung dengan konstituennya(masyarakat).  Biasanya kegiatan-kegiatan ini juga berisikan kampanye terbuka dimana tokoh menyampaikan visi,  misi,  dan program program yang diusungnya.  Jadi,  berbagai kegiatan special event yang diadakan oleh tokoh juga termasuk dalam strategi ini.  Tidak hanya itu, media relations juga termasuk kegiatan yang berlandaskan strategi ini.

2. Pull Marketing Pull 
Markering terwujud melalui peran pihak ke sanggat diutamakan dalam usaha untuk membangun citra baik tokoh Misalnya dengan cara membiarkan awak media massa untuk dapat meliput kegiatan-kegiatan tokoh saat melakukan kunjungan atau aksi blusukan Selain itu,  penggunaan media seperti situs resmi tokoh dan teknologi lain yang resmi milik tokoh juga termasuk dalam strategi ini 3.  Pass Marketing Strategi.

3. Pass Marketing 
Dilakukan ketika tokoh telah mampu meraih berbagai macam dukungan yang datang dari pihak-pihak yang berpengaruh,  seperti misalnya influeneer tokoh politik nasional,  artis ibukota atau bahkan seniman negeri.



Sekian kali ini untuk materi yang saya postingkan. Materi ini dibuat  untuk tugas UAS Cyber PR. ini hanya sekedar pengertian Cyber PR yang sangat dasar. untuk itu lebih lanjutnya bisa digali lagi mengenai Cyber PR.
See Youuuuuuuu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar