Halllloooooooo Muda-mudi pengguna setia internet,
sebagai
Mahasiswa Humas di salah satu Universitas Swasta di Jakarta, kali ini
Saya ingin membahas mengenai Cyber Public Relaltion. Yup, Sesuai dengan
judulnya Saya ingin sedikit menjabarkan definisi dari Cyber PR. Internet
saat ini banyak sekali digunakan oleh orang-orang yang mungkin awalnya
hanya sekedar ingin mencari-cari tahu, berkenalan dengan pengguna lain
hingga menemukan cara istimewa untuk membangun sebuah jaringan atau
komunitas di dalam internet. banyak keuntungan memang dalam dunia
internet ini. Namun bagaimanapun sebagai pengguna yang cermat, baiknya
pelajari dulu apa-apa saja kiranya hal-hal di internet itu untuk dapat
menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak diinginkan dalam menggunakan
internet. Sebagai pengguna aktif internet sudah seharusnya kita
mengetahui baik-buruknya dalam menggunakan internet. terlebih lagi dalam
bertransaksi, berbisnis atau melakukan interaksi online sesuai dengan
kepentingan masing-masing.
Dengan
ini sebagai mahasiswa PR Saya akan menjabarkan suatu pengertian Cyber
PR terlebih dulu agar kita yang nantinya akan sering-sering menggunakan
internet sebagai media dalam urusan transaksi,berbisnis ataupun mencari
informasi sebuah perusahaan dapat terlaksanakan dengan baik.
Cyber PR
Definisi
Cyber Public Relations adalah kegiatan kehumasan yang dilakukan dengan
sarana media elektronik internet dalam membangun merek(brand) dan
memelihara kepercayaan(trust), pemahaman, citra perusahaan atau
organisasi kepada publik atau khalayak dan dapat dilakukan secara one to
one communication yang bersifat interaktif Internet atau dunia maya
atau bisa juga disebut cyberspace adalah semua sumber informasi online
dari berbagai aspek yang tersedia dan dapat diakses karena terhubung
dalam suatu jaringan komputer yang berskala global atau mendunia.
Disiplin
cyber public relations pada dasarnya merupakan prinsip"membangun
hubungan". Cyber public relations merujuk ke para praktisi yang pandai
mencari, mengevaluasi, dan menyebarkan pengetahuan atau berita dari
intranet yaitu sebuah organisasi atau perusahaan yang dilengkapi dengan
sebuah atau beberapa web server untuk keperluan organisasi tersebut dan
internet untuk memproses komunikasi Seorang public relations harus mampu
mendengarkan opini publiknya, pandai dalam menginterpretasikan setiap
kecenderungan kegagalan dalam komunikasi dan mengevaluasi serta
mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan untuk mengubah sikap.
pendekatan atau penekanan setiap fase kebyaksanaannya(Amar Sutedja,
2013).
Setiap
aspek yang ada dalam aktivitas online memiliki kekuatan untuk
mempengaruhi hubungannya dengan publik sebab, saat ini internet
terutama media sosial telah menjadi gaya hudup yang baru ditengah
masyarakat Melalui media inilah seatu bentuk PR baru terbentuk, yang
dapat disebut sebaga Cyber Public Relations Pada dunia maya, kita tidak
dapat mengesampingkan peran PR segala sesuatu yang berkaitan dengan
media online dilakukan oleh sebuah perusahan, kompetitior, dan segala
institusi yang ada adalah sebagai salah satu bentuk cyber IR Cyber PR
adalah suatu fenomena yang tak terelakkan, karena publik kita yang
semakin luas dan tak terbatas(Mianda Autani, 2013).
Karena
internet adalah media yang sangat membantu dalam
memetarluaskaninformasi dalam era globalisasi seperti saat ini.
Kehadiran internet telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi. PR
yang moderen adalah mereka yang dapat memanfaatkan internet terutama
media sosial yang saat ini digandrungi oleh masyarakat sebagai media
utama dalam penyampaian pesannya.
Menurut Onggo(2004), ada enam potensi yang dapat dimanfaatkan melalui cyber PR
1. Komunikasi Konstan
Internet
adalah media yang tak pernah terlelap setiap harinya. Melalui internet
PR dapat menjangkau publiknya hingga ke seluruh duni Internet dapat
menembus ruang dan waktu hal tersebut yang tak dapat dilakukan oleh
media manapun selain internet
2. Respon yang cepat
Internet
memungkinkan para pelaku cyber PR untuk mendapatkan respon yang cepat
terhadap semua permasalahan serta pertanyaan prospek maupun pelanggan.
3.Pasar Global
Internet
telah menjembatani jurang pemisah geografis, melalui hubungan yang
teralin di dunia maya. Melalui internet memudahkan PR untuk
berkomunikasi dengan pasar global yang ada diseluruh dunia dengan biaya
yang cukup murah.
4. Interaktif
Internet
adalah media yang sangat interaktif Feedback dengan mudah didapatkan
melalui media sosial yang digunakan oleh PR Sehingga, dari feedback yang
didapatkan, PR dapat mengetahui dan menganalisis apa yang diinginkan
oleh target audiens yang dituju.
5.Komusikasi Dua Arah
Komunikasi
dua arah terjalin antara organisasi atau instansi dengan publiknya
Melalui cyber PR dapat membangun hubungan yang kuat dan betmanfaat
Dimana, hal tersebut tak dapat langsung dilakukan melalui media
offline.
6. Hemat
Melalui
Cyber PR dapat membantu suatu instansi atau organisasi untuk menghemat
biaya. pasalnya tak lagi dibutuhkan biaya cetak yang terhitung mahal.
Citra
Citra
terbentuk dari penilaian baik atau buruk dari masyarakat sebagai publik
dari sebuah perusahaan/organisasi. Di mana penilaian tersebut
berhubungan erat dengan timbulnya rasa hormat, kesan-kesan yang baik dan
menguntungkan bagi citra perusahaan atau individu(kandidat). Dengan
adanya perilaku atau pendapat yang negatif dapat dipastikan akan
langsung berdampak buruk pada citra perusahaan. Namun jika perilaku
atau pendapat itu positif, maka akan membawa dampak baik bagi
perusahaan (Ardianto, 2009 131) Setiap figur publik seperti penya
aktor, pembawa acara, bahkan politisi, sering bersinggungan dengan
pembentukan citra karena mereka melakukan kegiatan personal branding.
Dalam melakukan branding, mereka membutuhkan citra yang positif
sebagai agar dapat diterima di masyarakat. Dengan adanya citra yang
baik, akan lebih mudah bagi mereka untuk memperkenalkan dirinya dan
mendapatkan simpati publik.
Personal Branding
Personal
branding adalah sebuah proses memasarkan memperkenalkan diri kita
kepada orang lain dengan menonjolkan karakter yang mudah diingat.
Apalagi dimasa sekarang ini, kegiatan personal branding kian bertambah
booming seiring perkembangan teknologi informasi. Dengan personal
branding secara efektif seseorang akan dianggap mampu dan ahli sesuai
bidangnya, serta meningkatkan reputasi dan nama baik di pasaran.
Tujuan personal branding adalah menjadikan seseorang atau sekelompok
orang, dalam hal ini kandidat presiden 2014, mempunyai identitas atau
karakter yang menonjol dan berbeda dari yang lain. Setelah menyampaikan
pesan tentang identitas, langkah selanjutnya yaitu menyebarkan pesan
dengan menggunakan media-media yang cocok atau yang digunakan oleh
khalayak, baik melalui media offline maupun online. Menurut
RomiSatriawahono.Net untuk memulai membangun personal branding bagi para
caleg baik capres, DPR, dan DPD adalah melalui berbagai sarana online
di bawah
BLOGGING& SOCIAL NETWORKING
Seorang
kandidat sebaiknya memiliki situs blog dengan nama domain pribadi dan
mengisi dengan tulisan-tulisan mengenai pandangannya tentang dunia
politik, termasuk apa yang sebenarnya ingin diperiuangkan di jalur
legislatif ini. Jangan pemah hanya menggunakan waktu luang untuk
menulis, tapi sengaja luangkan waktu dalam sehari untuk kegiatan menulis
di blog ini. Blogging merupakan salah satu cara efektif dalam
marketing di dunia maya. Hal ini didukung oleh teori dari pakar
branding dan marketing, P. Montoya, yang mengatakan bahwa suara
individu lebih dipercaya daripada suara institusi atau perusahaan.
Selain blogging, para kandidat juga dapat memanfaatkan social media,
seperti Facebook dan Twitter. Facebook dan Twitter adalah dua media
sosial yang sangat besar jumlah penggunanya. Direktur Pelayanan
Informasi Internasional Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik(IKP),
Selamatta Sembiring mengatakan, situs jejaring sosial yang paling
banyak diakses adalah Facebook dan Twitter. Indonesia menempati
peringkat 4 pengguna Facebook terbesar setelah USA, Brazil, dan India.
Strategi Political Product Delivery dalam Personal Branding dibagi 3 :
Strategi utama yakni Push Marketing, Pull Marketing daan Pass Marketing (Adman Nursal 2004)
1. Push Marketing
Push
Marketing merupakan kegiatan-kegiatan tokoh yang di lapangan, yang
berhadapan langsung dengan konstituennya(masyarakat). Biasanya
kegiatan-kegiatan ini juga berisikan kampanye terbuka dimana tokoh
menyampaikan visi, misi, dan program program yang diusungnya. Jadi,
berbagai kegiatan special event yang diadakan oleh tokoh juga termasuk
dalam strategi ini. Tidak hanya itu, media relations juga termasuk
kegiatan yang berlandaskan strategi ini.
2. Pull Marketing Pull
Markering
terwujud melalui peran pihak ke sanggat diutamakan dalam usaha untuk
membangun citra baik tokoh Misalnya dengan cara membiarkan awak media
massa untuk dapat meliput kegiatan-kegiatan tokoh saat melakukan
kunjungan atau aksi blusukan Selain itu, penggunaan media seperti situs
resmi tokoh dan teknologi lain yang resmi milik tokoh juga termasuk
dalam strategi ini 3. Pass Marketing Strategi.
3. Pass Marketing
Dilakukan
ketika tokoh telah mampu meraih berbagai macam dukungan yang datang
dari pihak-pihak yang berpengaruh, seperti misalnya influeneer tokoh
politik nasional, artis ibukota atau bahkan seniman negeri.
Sekian
kali ini untuk materi yang saya postingkan. Materi ini dibuat untuk
tugas UAS Cyber PR. ini hanya sekedar pengertian Cyber PR yang sangat
dasar. untuk itu lebih lanjutnya bisa digali lagi mengenai Cyber PR.
See Youuuuuuuu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar